You are here:   User Profile
Register   |  Login

My Profile

   Minimize
Profile Avatar
WayneCopley4
Ringlaan 44
Drehance, WNA 5500
Belgium
0494 83 07 56 https://www.anugerahkubah.co.id/ *******
Sekarang ini, banyak orang Islam dan non Islam mengira kubah yakni warisan dari kebudayaan Islam. Hal ini disebabkan karena seluruh bangunan mesjid yang ada di dunia menerapkan tambahan kubah di atasnya, sehingga timbul opini di kalangan masyarakat dunia bahwa kubah ialah warisan orisinil agama Islam.

Bangsa Mesopotamia yaitu yang pertama kali mempersembahkan serta menggunakan kubah pada arsitektur bangunan mereka, diperkirakan sekitar tahun 6000 yang lalu. Namun ada juga yang mengucapkan bahwa kubah mulai timbul pada masa Imperium Romawi. Zaman Rosulullah SAW, format masjid masih betul-betul sederhana yakni berbentuk segi empat, dengan atap dari pelepah kurma.

Tetapi seiringnya waktu, Islam mulai berinovasi dan memasukkan unsur arsitektur kubah dalam hiasan masjid. Kubah lebih dahulu populer di kalangan agama Kristen. Melainkan ukuran kubah pada era itu masih relatif kecil serta sederhana. Simak pula info mengenai Kubah Masjid.

Pada masa kekuasaan selanjutnya, ialah masa kekuasaan Bizantium, Kaisar Justinian membangun kubah dengan amat megah. Bangunan itu diketahui dengan sebutan Hagi Shopia, yang kemudian berganti fungsi menjadi mesjid serta sekarang beralih fungsi lagi jadi museum. Dengan adanya sejarah ini, telah menggambarkan bahwa kubah bukan arsitektur absah agama Islam. Namun agama islam mengadopsi kubah untuk digunakan dalam arsitektur mesjid.

Melihat megahnya kubah-kubah yang dibangun oleh bangsa Romawi dan Kristen, Umat islam mulai membangun kubah pertamanya ialah di Mesjid Umar Yerussalem. Atau yang dikenal dengan sebutan kubah batu (Dome Of The Rock). Kubah ini dibangun pada masa kekhalifahan Abdul Malik pada tahun 685-688 M. Biaya pembuatan kubah masjid islam pertama kali ini menghabiskan tarif sekitar 100 ribu dinar (koin emas).

Sesudah didirikannya kubah mesjid di peradaban Islam, arsitektur kubah mulai menjalar ke berbagai negara-negara islam lainnya. Seperti Mesir, Iran, Pakistan, Asia tengah serta India. Di negara Arab, kubah belum terlalu dipakai pada arsitektur masjid.

Format kubah di belahan dunia berbeda-beda, wujud kubah mencontoh adat serta arsitektur orisinil tempat hal yang demikian. Umpamanya kubah masjid di Cina, mereka memasukkan unsur arsitektur cina pada kubah mereka, kemudian Afrika Selatan, dengan format kubah bulat rendah. Dan di Indonesia sendiri, format kubah cenderung mencontoh gaya Arsitektur Timur Tengah, yaitu bulat separo bola.